Yupe..betul itu adalah judul filmnya pertama dari trilogi kisah panjang “the lord of the rings”, yang kebetulan nanti malem akan diputar di salah satu stasiun tv..
Sebuah cerita tentang kesetiaan, ambisi dan kekuasaan. Penggambaran yang dilakukan lewat benda berupa cincin. Peter Jackson, sang sutradara asal New Zealand, menyajikannya secara serius dengan efek visual yang membuat orang takjub terutama saya sendiri.
Kisah dalam film ini diangkat dari buku trilogi dongeng masyhur karya J.R.R. Tolken, The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (1954). Dan lagi-lagi, Peter Jackson berhasil menghidupkan imajinasi Tolken tentang sebuah negeri bernama Middle Earth itu.
Secara jelas The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring menggambarkan makna sebuah kesetiaan, dalam konflik batin ketika menentukan pilihan hidup. Tetap menjalankan apa yang telah menjadi prinsipnya, atau menyimpang, mengikuti ambisi busuk semata.
So ga ada salahnya kan nonton lagi…

"One ring to rule them all, one ring to find them. One ring to bring them all and in the darkness bind them"